Kalau Gosip Hanya Sekedar Gosip
Kami, wong cilik di suatu daerah pernah menjadi korban kekerasan. Kekerasan yang kami maksud tidak perlu kami ceritakan di sini. Yang menjadi topik utama adalah bahwa gosip bisa membutakan orang. Awalnya, kami (R/F/A/T) kerja di sebuah instansi sederhana. T ini adalah orang asing bagi kami. Salah satu sebabnya adalah karena tingkat kecemburuannya sangat tinggi. Kami mengerti karena dia adalah seorang Gadis single seumur hidup alias perawan tua. Jadi semua perhatian dia tuntut hanya untuk dia.
Yang parahnya, pemimpin yang tidak tahu asalmuasal peristiwa yang digosipkan oleh si T ini bertindak aneh dan memecat secara tidak hormat R yang sebenarnya adalah orang yang lebih berpotensi dari pada T.
(more…)